Skip to main content

Posts

Showing posts from 2017

Review: Talking to My Daughter About the Economy: A Brief History of Capitalism

"Ekonomi tak pernah semenarik dan sepenting itu sampai membaca Yanis Varoufakis."


Buku bersampul merah oranye ini tidak butuh dua kali pikir untuk masuk dalam daftar belanjaan saat mengunjungi Kino kemarin. Sebenarnya saya juga nggak tahu judul ini kalau nggak ngintip stories mas Wisnu di Inggris sono. Judulnya nggak menggugah amat. Talking to My Daughter About the Economy: A Brief History of Capitalism. Cuman nggak ada ekspektasi apa-apa saat itu. Satu hal yang saya yakini, buku ini lumayan bagus-pasti-isinya.

... Dan benar saja, sejak membaca babak pembuka, tidak butuh waktu lama untuk saya segera menamatkan buku ini. Karena storytelling yang memukau dan Yanis mampu memberikan informasi bermutu di saat yang sama. Benar-benar asyik. Serasa dapat kuliah 1 sks soal ekonomi gitu. Hahaha.

Buku ini cocok nih, kalau kamu pengen baca buku yang "ringan" tapi bahasannya menantang & mencerahkan seperti ekonomi (dalam buku ini). A-Z kapitalisme diceritakan dengan tuturan ce…

Review Buku Ratu Sekop karya Iksaka Banu (2017)

storytelling yang memikat.

Setelah beberapa tahun memenangkan penghargaan Kusala Sastra 2014, Iksaka Banu kembali hadir menyapa pembaca lewat karya terbarunya di Marjin Kiri. Berbentuk kumpulan cerita pendek. Semua cerpen yang ada memiliki benang merah yaitu kisah yang kelam. Noir. Tidak butuh lama, saya menandaskan "Ratu Sekop". Iksaka Banu at his best. Buku ini menjadi pamungkas dan favorit saya di bulan September. Bila saja Ratu Sekop masuk dalam penjurian Tokoh Sastra Tempo tahun 2018. Saya kira tak berlebihan karya ini adalah salah satu yang patut diperhatikan.



Jumat kemarin. Tanggal 29 September 2017. Saya mendapat buku ini dari salah satu penjual buku daring paling keren sejagad instagram. Terima kasih mas Jamal. Di tulisan ini saya akan membagi sedikit pembacaan Ratu Sekop. Semoga suka.



Pertama-tama. Obviously. Karya Marjin Kiri bagi saya selalu masuk kategori: wajib beli. Hitungannya apa yang diterbitkan oleh mas Ronny selalu berkelas. Salah satunya buku ini.



Mari kit…

Review Buku Semua Untuk Hindia karya Iksaka Banu

Semua Untuk Hindia

Oleh Iksaka Banu


Buku Semua Untuk Hindia sudah pernah saya lihat di resensi media cetak namun terlewat begitu saja karena kelihatannya tidak umum dan gambar sampulnya yang cukup “seram”. Karya Iksaka Banu ini baru saya coba baca setelah memenangi Kuala Sastra Indonesia 2014. Kemenangannya disebabkan oleh keaslian karya dan tema yang tidak biasa. Terima kasih atas kemajuan teknologi beberapa menit kemudian saya sudah bisa membaca beberapa halaman awal dan termanggut-manggut sebab buku ini layak diapresiasi.

Semua Untuk Hindia merupakan kumpulan cerita pendek bertemakan sejarah, disini pembaca seakan diajak ke sebuah mesin waktu menjelajahi bumi nusantara. Beragam cerita yang mengharu biru, mengenaskan, penuh tragedi, dan menyentuh akan kita jumpai disini. Para pembaca dapat mengikuti apa saja yang terjadi saat itu, pemikiran para pendatang dan interaksinya dengan warga lokal. Semua cerita disini mampu menghadirkan pembaca ke tengah-tengah kejadian. Kita seakan dapat ik…

(Review Buku) Jangan Salah Pilih Pasangan. Ayah Edi (2017)

Ketika Mencari Soulmate Ada Panduannya.




Kalau teman-teman banyak yang terbantu dengan kehidupan parenting lewat sharing beliau di media sosial. Ceilah ((terbantu)). Ternyata Ayah Edi juga menulis buku buat para pembaca yang masih jomblo loh. Tenang nggak terbatas buat yang masih single. Semua bisa baca kok. Dari orang tua sampai guru BK. Mulai dari kamu, iya kamuu, yang lagi duduk di smp, kuliahan, atau kerja. Kamu yang lagi membangun karir dan sibuk memperluas "jodoh funnel" kayak yang dibilang Om Piring kemarin :). Buku yang satu ini bisa jadi perlu kamu beli dan baca.



Buku terbaru Ayah Edi, saya habiskan di kesempatan kedua. Pas pertama buku ini dilepas segelnya, kok bahasannya kurang nendang ya. FYI, ini buku Ayah Edi yang pertama saya baca. Saya belum banyak baca buku parenting. Trust me. Tapi setelah kamu baca "Jangan Salah Pilih Pasangan". Mungkin rak "parenting", "psikologi" bakal jadi rak pertama yang kamu tuju di tokobuku.

Isi bukun…

Jokowi Melawan "Debt Collector" Salim Haji Said - Review

Catatan politik membedah kekuasaan dan masyarakat.




Terbitan Penjuru ilmu ini saya temukan secara tidak sengaja sebenarnya. Buku setebal 253 halaman tersebut berisikan catatan politik seorang ilmuwan politik Indonesia yang berusaha membedah kekuasaan dan relasinya pada masyarakat. Rangkuman peristiwa yang dikomentari, diberi konteks, dan terlebih itu menyajikan pendapat khas jurnalis yang kritis. Pembacaan buku ini sarat dengan informasi. Tambahan pula kumpulan kolom dan komentar Salim Haji Said ini boleh dibilang sebuah oase bacaan sospol kekinian yang ditulis dengan gaya dan pandangan yang menarik.

Jump! Augie Fantinus - Review

Sebuah Perjalanan yang Mengesankan.

Akhirnya Jump! ada di tangan saya. Tepat di tanggal 10 Agustus kemarin buku ini akhirnya dikenalkan ke publik. Beberapa hari selang launching buku Ernest Prakasa "Setengah Jalan" di ASEAN Literary Festival 2017. Jump! Isinya seru. Bisa selesai sekali duduk saking serunya.

Saya sendiri penikmat basket nasional sejak kerap nonton gelaran NBL (liga basket profesional nasional, waktu itu) di Jogja. Meski nggak terlalu merhatiin liga basket wanita, WNBL, saya ikut senang dengan prestasi membanggakan yang ditorehkan timnas putri kita di SEA Games lalu. Medali perak berhasil didapatkan para srikandi kebanggaan Indonesia.



Makanya saya penasaran banget. Mendengar kabar Augie Fantinus, artis, presenter, membukukan pengalamannya menangani Timnas Basket Putri di SEA Games 2015.

Di buku ini, kak Ugie, bercerita perjalanan dirinya megang Timnas Putri. Suka duka semuanya ditulis di sini. Kadang senang, haru, emosi, itu bisa kita rasakan waktu baca buku d…

Review #JK75 Cerita Tentang Kalla (2017)

Diterbitkan di medio Mei silam, #JK75 diniatkan menjadi persembahan wartawan kepresidenan untuk ulang tahun Jusuf Kalla yang ke tujuh puluh lima tahun ini. Buku ini mengungkapkan sisi humanis sang Wapres yang mungkin jarang kita perhatikan di pemberitaan media. Salah satunya JK kerap menyapa para wartawan yang sudah menunggu lama menunggu doorstop dengan berkata, "sudah makan?", "baek?" dengan logat khas Makassar.



Selain kedekatan beliau dengan awak media, lewat cerita yang disajikan, JK juga meluangkan waktu menyambangi sahabat baik mulai dari pimpinan negara hingga teman yang sedang terkena kasus hukum, Irman Gusman, mantan ketua DPD RI.


Lewat #JK75 Cerita Tentang Kalla, pembaca dapat menemukan keseharian aktivitas JK. Mulai dari kegiatan resmi di pemerintahan, aktivitas bersama keluarga, dan relasi dengan orang-orang di sekitarnya. Meski di dalamnya kerap ada tulisan yang tumpang tindih, saya tetap menikmati membaca buku bersampul dominan putih dengan siluet w…

(Review) Quiet Leadership: Winning Hearts, Minds and Matches by Carlo Ancelotti

"Membongkar isi kepala Don Carletto"


Membaca buku ini membuat saya respek akan keberhasilan tim AC Milan sewaktu masa jaya di era milenium. Sebagai fans Inter (saya merasa begitu) waktu itu, saya cukup heran akan keberhasilan mereka. Sekarang apa yang menjadi ramuan keberhasilan tersebut dengan gamblang bisa kita temui di buku ini. AC Milan adalah keluarga bagi sang manager. Membangun tim dengan titian rasa, bukan sekadar mengambil jalan pintas meraih megabintang dari klub latin, misalnya.
Jika dibandingkan dengan Leading milik Sir Alex, Quiet Leadership terkesan monoton, banyak repetisi, dan kurang mengungkap bumbu-bumbu dalam dunia sepakbola. Saya berharap kelak Don Carlo akan membuat buku semacam itu.

Bapake hampir melatih Liverpool. Uhukk.. Realita di lapangan (baca: pemain mokong): santapan sehari-hari yang harus dihadapi pelatih. Berlusconi memang terlalu! itu semua membuat membaca buku ini terasa penuh kegembiraan dan sedikit kekecewaan. Karena itu tadi, bu…

(Book Shop Travel) Penang.

Seperti yang saya ceritakan di artikel sebelumnya, salah satu bucket list saya ke Penang untuk melihat tokobuku. Melengkapi wishlist dan membawa pulang buku baru. Kedua niatan itu memantapkan saya untuk pergi ke Penang. Sekalian checkup kesehatan.

Inilah beberapa tempat yang saya kunjungi. Semoga bisa menjadi referensi tujuan ketika kamu jalan-jalan ke Penang.


Di Gurney Mall ada MPH.

Saya mampir ke MPH di hari pertama tiba di Penang. Setelah mengisi perut dengan mi pangsit. Kami keliling Gurney Mall.

Sebelahan dengan outlet Digi. Setelah kamu beli paket data disana. Kamu bisa melihat koleksi buku MPH. Bagi saya pribadi. koleksi bukunya lumayan, buku-buku rilisan terbaru bisa kamu dapatkan disini. Space toko buku ini terbilang besar di Penang.




Saya membeli buku “Quiet Leadership” milik Carlo Ancelotti. Lumayan, terhapus satu judul dari wishlist saya.
Seksi Fiction & Literature ada dua tiga rak lebih, tapi buku sastranya terbilang dikit. Sehari sebelum pulang, saya menyempatk…

Berbagi Kisah Merawat Kirana. Resensi Buku "Happy Little Soul" @retnohening (2017)

Asyikk. Kirana lagi ke Indonesia.



Mungkin berkunjung ke kampung halaman sekalian mudik orangtuanya, pikir saya.



Oh iya, saya sedang membicarakan anak perempuan mbak @retnohening, sosok kecil menggemaskan yang videonya di instagram sangat lucu. Aduhh meski nggak follow akun mbak Retno setiap kali melihat Kirana, saya pasti happy. Poninya itu loh duuh gemesin.

Ulasan Buku Prie GS "Waras di Zaman Edan" Bentang Pustaka (2013)

Lewat "Waras di Zaman Edan" kita diajak melihat hal-hal sederhana yang sering luput dalam kehidupan.

Di buku ini penulis terkesan lebih bebas mengobrolkan kesehariannya, ini itu diungkap dengan ceplas ceplos khas Prie G.S. Selain itu saya juga terkesan dengan kepiawaian bapak dalam menulis. Hal-hal sederhana mampu dituliskan dengan gaya yang sedemikian menarik. Tampaknya ini adalah bentuk rasa yang dicapai ketika berhasil menulis dengan jam terbang yang tinggi.


Contoh. Ketika Pak Prie menulis tentang kerupuk.

"saya belum pernah menemukan jenis pemekaran yang seagresif kerupuk saat sudah jatuh di bejana penggorengan." hal 217.

Lebih lanjut, kerupuk memang begitu diinginkan seseorang saat makan selain tentunya sambal yang mengigit. Sambal apapun itu. Sambal colo-colo yang diberi perasan jeruk secukupnya. Sambal teri. Sambal cabe hijau sampai sambal terasi brambang tomat ala warung SS.

"Ia memberi sensasi seperti halnya pedas. ia memperdayai dan menipu lidah. it…

Jatuh Bangun Perjalanan Nike. Cerita Sang Juara. Review Buku "Shoe Dog" oleh Phil Knight.

2017



3 hari sebelum ulang tahunku yang ke 26, sepertinya ini adalah hadiah yang cukup wah. Di samping anugerah yang telah Tuhan berikan dalam hidupku, nafas kehidupan, dan hari demi hari yang Dia tambahkan. Gratitude. Aku membaca memoar seorang pendiri Nike, brand kenamaan, sport apparel paling keren sedunia. Bukunya kubeli beberapa bulan lalu.

Malam ini sesaat menuntaskan “Shoe Dog”, saya akan serius mengakui, memoar ini sedikit banyak memberi nasehat dan pengalaman tak terkira, dan tampaknya akan punya dampak dalam perjalanan saya kedepan.

Beberapa biografi lain yang juga memberi dampak ke dalam hidup saya adalah biografi Tahir, pemilik Mayapada. Di salah satu tulisan, dia mengingatkan kalau mau pegang usaha, harus all out. Do 120% begitu istilahnya. Sejujurnya. Hingga saat ini, saya masih kepayahan mengatur waktu. Akibatnya. Bangun telat. Jam kerja pun sudah agak siang. Saya sadar tidak memberi teladan yang baik. Bukan mau mencari excuse. Sejak kuliah, saya agak susah bangun pagi…

(Opini) Mereka yang Layak diberi Ucapan Selamat Hari Buku Nasional 2017

Selamat hari buku yang pertama, saya akan ucapkan kepada para pembaca buku di Indonesia, kita semua yang menggerakkan industri ini sehingga sampai sejauh ini para penerbit dan pelaku lainnya bergulir dengan lancar. Tidak ada yang terlalu mahal untuk mendapat buku idaman. Untuk buku yang masih tertimbun, mungkin saatnya menyortir, dan mengiklaskannya untuk bertualang di rumah baru.



Memberi ucapan selamat yang kedua, kepada para penerjemah, editor, semua pihak yang mengakuisisi naskah buku asing, kalian semua sungguh berjasa mengenalkan bacaan luar kepada kami. Mungkin masih banyak buku bagus di sana, yang belum mampu kami beli, tapi dengan menunggu relatif cepat, kami tidak ketinggalan buku-buku menarik yang sebelumnya ditata menarik di tokobuku impor.



Selamat Hari Buku Nasional, yang ketiga untuk para penerbit independen, di manapun Anda berada, terima kasih karena sudah mengenalkan bacaan-bacaan di luar kebanyakan koleksi penerbit arus utama. Isi yang menggugah, menghadirkan informa…

Menyoal Gerakan Literasi (tapi) tanpa Campur Tangan Negara

Di kolom rutin miliknya, AS Laksana mencoba memilah bagian penting dalam gerakan literasi yang mulai bergaung di bumi nusantara. Selepas Pak Jokowi bertemu dengan para pegiat di Hari Pendidikan Nasional, memberi janji bebas ongkir untuk pengiriman ke daerah pelosok. Pertama harus kita pahami bersama "Gerakan Literasi tanpa Campur Tangan Negara" ini adalah opini dari sosok penulis, seorang ayah, dan kolumnis yang mencoba menangkap ruh perkembangan masyarakat.



Menarik untuk kita perhatikan. Di bagian awal, mas Sulak, bilang ketika si anak mulai suka membaca. Apakah kita akan sanggup melihat perkembangan si anak dari waktu ke waktu. Which is not looking good based on parents perspective, kalau kesannya si anak cuma baca aja, "bermalas-malas", kayak kurang inisiatif membantu orang tua, misalnya. Kalau dipikir iya juga ya. Dipanggil nggak nyahut-nyahut. Eh, si Bintang lagi senyam-senyum, lagi asyik baca buku bergambar.



Kedua, ketika gerakan literasi sudah mulai berdamp…

Cerita Birthday Fundraising Pertama: Donasi Perpus SMA.

Di bulan ini saya akan berulangtahun, dan saya pikir ada baiknya berbuat sesuatu yang beda.

Ada 1 penggalangan dana yang saya buat di Kitabisa.com.

Semula saya pikir, ide ini apa iya, saya bisa. Namun malam itu keinginan tersebut makin besar setelah baca sosok Timmy, pendiri kitabisa.com di buku “Disruption” karya terbaru Prof Rhenald Kasali. Nothing to lose. Saya segera membuat laman kampanye dan menulis cerita di balik birthday fundraising ini. Ini bukan tentang saya. Ini adalah kesempatan ambil bagian dalam pembangunan pendidikan lokal.

Di dekat rumah. Ada SMA dengan perpus yang sudah establish namun koleksinya masih jauh dari optimal. SMA Kristen YPKPM Ambon namanya. Sekolahnya bisa teman-teman lihat di sini: http://www.smakrisambon.sch.id

Selasa (2/5/17), Pak Jokowi memberikan kabar baik bagi pegiat literasi di daerah. Memang selain harga buku yang naik terus, biaya logistik adalah salah satu alasan tidak banyak orang bisa mengakses buku bermutu. Biaya ongkos kirim akan digratis…

Review Buku "Memimpin" oleh Alex Ferguson dan Michael Moritz

Rasanya menyenangkan dapat (mencoba) memahami resep memimpin yang diutarakan Sir Alex Ferguson. Bahasan tentang dunia manager klub Liga Inggris sangat menggoda. Bacaan ini sudah masuk dalam radar saya untuk dibeli sekitar beberapa tahun silam, waktu keluar dalam rilisan punggung keras. Namun keinginan tersebut seringkali tumpul karena harganya yang kelewat mahal, dan meski sudah ada rilis softcover, buku-buku lain seperti The Upstarts, Thank You For Being Late, Shoe Dog, dan The Elements of Journalism sudah memberatkan belanja saya.

Review Buku "The Loner: President Yudhoyono's Decade of Trial and Indecision" oleh John McBeth.

"The Loner adalah salah satu narasi sejarah bangsa yang patut menjadi perhatian." Saya tidak tahu. Mungkin pernyataan diatas terasa berlebihan.

Namun apa yang membedakan buku ini dari jejalan berita-berita di media arus utama adalah John McBeth memberi konteks, analisa, dan gambaran besar dari isu-isu "panas" yang menerpa 10 tahun kepemimpinan Pak SBY. Di samping itu McBeth memberikan kita kesempatan memahami beban dan pelajaran bagi presiden terpilih, Joko Widodo dalam mengemban tugas sebagai kepala pemerintahan.

Merentang dari awal perjalanan Pak SBY menjabat hingga warisan apa saja yang didapat dari kepresidenan beliau dibahas tuntas. Jurnalis asal Selandia Baru ini mengajak pembaca melihat lebih dalam bagaimana beratnya menjadi pemegang puncak kekuasaan. Di negara sebesar Indonesia.

Untuk saya sendiri. Meski subyektif. Saya merasakan Pak SBY diluar berbagai kritik dan lainnya, berhasil menghadirkan kestabilan negeri. Kita dapat beraktivitas dan mencari pendid…

Editorial HBC #2

Hai kawan-kawan, lewat tulisan ini saya ingin menyapa para pembaca Haremi Book Corner, bagaimana akhir pekan Anda, sedang sibuk membaca apa, sibuk nitip di BBW kah?

Ijinkan saya untuk bercerita sedikit. Hari ini tidak biasanya, saya begitu ingin mampir ke tokobuku membeli buku incaran. Buku-buku investasi tepatnya. Sesampainya di MCM Tantui, saya dibuat kaget campur kesal. Buku incaran saya, nampaknya naik sekitar 30 ribuan.

4 Buku Startup yang Direkomendasikan Steve Wirawan, CEO Storial.

Dari buku-buku dan perjalanan para tokoh bisnis saya mendapati sebuah hal penting. Memahami sebuah kesuksesan bukanlah sekadar sebuah lari jarak pendek. Kita butuh nafas yang panjang dan mindset kalau yang namanya sukses itu butuh proses dan perjuangan.

Sembari mengisi waktumu dengan pengalaman baru. Belajar beragam skill dari dunia pendidikan, lingkungan kerja, dan pertemanan. Ada kebiasaan positif yang sebaiknya kamu mulai dari sekarang. 
Membaca adalah salah satu proses mendapat informasi dan wisdom yang boleh jadi, jarang didapatkan dari lingkungan kita. Satu tips praktis. Mulailah membaca beberapa halaman sebelum tidur, voila kamu bakal terheran dapat menyelesaikan buku lebih banyak dibanding tahun-tahun sebelumnya :)
Bacaan tentang dunia startup Memulai usaha rintisan, saat ini sangat menarik perhatian generasi langgas. Semua ingin mencoba terjun langsung atau sekadar memiliki referensi tentang kehebatan era "ekonomi digital" saat ini.

Dalam buku "100 Golden Tips …

#BBIHUT6 Selamat Ulang Tahun ke 6 Buat Blogger Buku Indonesia

Hai. Hai. Hari ini BBI, komunitas blogger buku di Indonesia berulang tahun ke enam. Selamat ya. Semoga teman-teman blogger bisa lebih aktif menulis. Memberi pengaruh positif ke blogosphere.

Hampir tengah malam ketika saya selesai menulis draft post ini. Di ulang tahun keenam ini, apa saja kesan saya akan BBI. Bagi saya pribadi. Banyak hal menarik. Mari kita simak bersama.


3 Hal Random Steven "Haremi Book Corner"

Yeay.. Minggu ini Bebi akan ulang tahun ke enam. Sudah siap menapaki usia yang baru, Beb? Teman-teman pada ikutan maraton ngeblog. Jadi saya juga nggak ingin ketinggalan meramaikan. Kali ini saya ingin post sesuatu yang beda. Beberapa hal random pemilik Haremi Book Corner. 
Langsung kita simak bersama, ya.

Resensi Buku: "Inspirasi Trader dan Analisis Teknikal"

"Trader harus lebih banyak belajar menahan diri dari membeli saham yang belum membentuk signal crossing MA50".
RH Liembono dan Hendy Karsito berkolaborasi menulis buku saham yang mudah dipahami dan to the point. Liembono saya awalnya saya kenal saat baru memahami saham. Alumnus UK Petra Surabaya ini adalah sosok di balik blog referensi saham populer, bei5000.com.


Di tahun 2016, setelah berhasil merilis beberapa buku seputar bisnis dan investasi diantaranya "Analisis Fundamental", "Buku Saham Para Master", "Business Mentoring 101", trainer sekaligus praktisi trading saham, Robert Hendrik Liembono menerbitkan "Inspirasi Trader dan Analisis Teknikal". Diterbitkan oleh Brilliant, imprint dari penerbit MIC.

Ulasan Buku: "Kisah Saya-My Story" oleh Steven Gerrard.

Mengesankan. Fantastis.


*Steven Gerrard sang bocah yang menjalani kehidupan impiannya bersama Liverpool.

* Bermain di liga Premier Inggris bukan persoalan mudah.
* Beban bermain untuk timnas Inggris terlalu berat. Selain itu Timnas selalu diisi oleh pemain bintang. Banyak ego di dalamnya.
Kabar menyenangkan saya dapatkan saat melihat kabar biografi Steven Gerrard akan dirilis bulan Februari 2017. Setelah setahun silam, biografi Andrea Pirlo juga diterbitkan oleh penerbit yang sama, KPG. Seakan sudah menjadi tradisi setiap tahun ada sebuah buku bertema sepakbola akan menyapa pembaca Indonesia. "Kisah Saya" merupakan rangkuman apa yang dirasakan sang kapten selama masa 27 tahun karir sepakbola miliknya, 17 tahun mengesankan diantaranya di tim utama klub yang sama, Liverpool.



Stevie G, layak dikenang sebagai salah seorang pemain terbaik di dunia. Mungkin tidak dalam mendekati level seperti "Messi" atau "Ronaldo-CR7". Namun eksplosivitas, kemampuan terbaik mengan…

Ulasan Buku: "50 Kisah Tentang Buku, Cinta, & Cerita-Cerita di Antara Kita" oleh Salman Faridi

"Serba-serbi soal dunia penerbitan yang menarik"

Di awal 2017, Salman Faridi yang tulisannya akrab kita jumpai di CEO Note Bentang Pustaka menuangkan pemikirannya lewat buku yang bertajuk "50 kisah tentang buku, cinta, dan cerita-cerita di antara kita". Bermula dari editor DAR Mizan, Kang Salman saat ini menakhodai lini penerbitan Bentang Pustaka, raksasa (kalau boleh dibilang seperti itu) dari Jogja, memiliki pandangan optimis terkait industri buku Indonesia. Tulisan yang lugas, padat, dan tepat sasaran. 
Haremi Book Corner mencoba merangkum apa saja hal menarik yang ditulis pencinta buku asal Bandung ini, mari kita simak bersama.

Serunya Bakuman! Bakuman Vol.1

Sebagai pelengkap dan pengingat serunya manga "Bakuman", akan ada 20 catatan singkat tentang komik ini. Sebagian besar materi catatan sudah ada di Goodreads pribadi. Kalau ada kalimat dengan tanda kurung itu adalah komentar saya saat menulis ulang catatan tersebut di postingan blog.

Bagi kamu yang ingin mengikuti seri Bakuman, ini komik yang WAJIB kamu PUNYA. OK, ini dia serangkaian catatan tersebut. Selamat mengikuti.

"Aku, Meps, dan Beps oleh Soca Sobhita dan Reda Gaudiamo."

"Sketsa-sketsa masa kecil yang memikat"



Sejak pertama kali duo POST Santa (toko buku independen di Pasar Santa, Jakarta), Teddy dan Maesy memberi teaser proyek buku pertama mereka. Saya langsung penasaran. Kira-kira karya seperti apa yang mereka terbitkan. Membayangkannya saja sudah sangat seru. Ini akan dilihat sebagai sebuah sejarah. Katakanlah begitu. Keluaran perdana penerbit akan menjadi sebuah memori bagi para pembaca. Sudah tentu. Sebuah pencapaian yang boleh dibilang fenomenal, kan. Di derasnya arus penerbitan mainstream, Teddy cs berupaya mendirikan penerbitan independen yang dinamai POST Press.

Ulasan Novel The Architecture of Love oleh Ika Natassa

Ketika cinta bertemu di New York.
So far novel mbak Ika yang baru saja saya habiskan adalah yang tercepat dibaca. Entah mengapa membaca cerita penulis sekaligus bankir asal Medan ini seakan mengalir lancar begitu saja. Jujur, saya sangat menikmati membacanya. Begitu sampai di minggu terakhir menjelang akhir tahun, buku bersampul Empire State Building dengan corak abu-abu ini berhasil saya lahap dalam waktu singkat kemarin.
Bagian mana yang menarik? Apa kesan saya ketika membaca karya terbaru Ika Natassa, penulis  bestseller A Very Yuppy Wedding, Divortiare, Twivortiare, Antologi Rasa & Critical Eleven?

Selamat Datang 2017

Menjadi awal yang baik apabila kita sedikit meluangkan waktu untuk membuat resolusi ataupun rencana ke depan. Baik dalam pekerjaan, sekolah, dan lain sebagainya membuat semacam harapan tentu sangat baik untuk dilakukan. Setidaknya kita jadi lebih terfokus dalam menggapai rencana tersebut. 

Di post perdana kali ini. Saya sebelumnya ingin mengucapkan selamat tahun baru 2017 buat kamu semua. Semoga selalu dalam keadaan sehat dan sukses (Amin!) di tahun yang baru. Jadi kira-kira apa rencana Haremi Book Corner di tahun 2017?

Mari simak bersama.