Skip to main content

Posts

Showing posts from September, 2015

Review Buku Jalan-Jalan Men! Mengejar Dinosaurus

Cerita Seru Bertualang di Yogyakarta

Judul buku: Jalan-Jalan Men! Mengejar Dinosaurus.
Penulis: Andra Fembriarto Penerbit: Noura Books.
Terbit: 2015. Tebal: 236 halaman.
ISBN: 978-602-1306-49-9


Keinginan orang Indonesia untuk menjelajah negerinya sendiri semakin memuncak kala muncul Webseries Jalan-Jalan Men!. Dimulai pada tahun 2012 kolaborasi antara Malesbanget.com dan Valadoo.com telah digandrungi semua kalangan usia. Dipandu oleh dua host super seru dan anak muda banget, Jebraw dan Naya. Berbekal dana terbatas plus semangat, episode awal JJM! Jogja menuai respon positif banyak orang. Kisah seru di balik pilot project tersebut dituangkan dalam JJM! Mengejar Dinosaurus.

(Opini) Buku Impor Murah Bukan Mimpi!

Harga buku (luar) impor yang terjangkau bukanlah sekedar mimpi. Kemarin education evangelist Kreshna Aditya (KA) berbagi pengalamannya berkunjung ke India. Pengamatan @kreshna yang menarik dapat dibaca disini. Berkaca dari apa yang terjadi di India, KA menuliskan beberapa alasan mengapa secara umum buku impor di India lebih murah ketimbang Indonesia. Bagi saya hal tersebut seakan mencelikkan mata semua orang. Ternyata ada toh "formula" untuk membantu menekan harga buku impor yang beredar di pasaran.

Review Novel Critical Eleven oleh Ika Natassa

"Semua pergulatan batin dan ekspresi setiap tokoh dinarasikan dengan indah. Inilah yang membuat saya terenyuh, tersenyum simpul, kadang (sedikit) berkaca-kaca saat membaca Critical Eleven."
Critical Eleven adalah novel fiksi romantis yang punya rekor hebat dalam industri perbukuan kita yang sedang lesu. Ika Natassa begitu piawai memainkan rasa penasaran penggemar setianya. Sesungguhnya banyak hal yang dibagikan Pandji di Indiepreneur soal memasarkan karya, dilakukan dengan baik oleh founder LitBox. Dari set date yang sudah ditetapkan, lewat Instagram kita diajak untuk harap-harap cemas menantikan apa yang bakal ditemui di Critical Eleven. Setiap pembaca militan mbak Ika pasti ingin jadi yang pertama untuk bisa menikmati karya ketujuh sang penulis pujaan. Dan Boom! 1.111 novel langsung habis lenyap dalam waktu 11 menit.

Review Buku Anak-anak Masa Lalu oleh Damhuri Muhammad.

"Begitu menyentak dan membuat pembaca makin terangsang untuk membaca keseluruhan cerita."
Anak-anak Masa Lalu (AAML) merupakan kumcer keempat Damhuri Muhammad. Buku fiksi ini sudah pernah saya lihat sebelumnya di facebook Marjin Kiri. Beberapa saat kemarin niat membaca AAML muncul setelah mendengar seru dan ajeknya perbincangan kumcer ini di Solo. Keinginan memiliki dan membaca kumcer ini makin membuncah kala ditetapkan masuk 10 besar Kusala Sastra Khatulistiwa 15. Segera saya mengambil ponsel dan mengirim pesan kepada penerbit. Perjalanan buku ini pun tidak mulus seperti dugaan. Paket ekonomi yang disematkan membuat ekspedisinya harus (sengaja) menunda pengiriman ke rumah. Alasan klasik karena takut terjebak macet di jalanan kota kami yang kecil. Sabtu kemarin memang ada perhelatan baris indah di kota kami. Singkat cerita paket AAML harus dijemput dan sungguh nikmat dapat melahap buku ini di akhir pekan.