Skip to main content

Posts

Review Novel Bumi Manusia

Recent posts

Arah Langkah oleh Fiersa Besari

Arah Langkah by Fiersa Besari
My rating: 4 of 5 stars

Catatan perjalanan bung yang menarik.

Jujur beli buku ini karena melihat promo rilis di Makasar Writer kemarin. Fiersa juga nama yang baru buat saya. Tapi itulah kadang-kadang dengan terpapar sampul dan berita di instagram kita bisa membaca buku "baru".

Fiersa di wawancaranya bersama Mojok ingin dirinya dikenang sebagai penulis. Lewat karya-karyanya ia ingin abadi dengan menulis.

Lanjutkan bung.

View all my reviews

Review Buku Novel Hujan Bulan Juni Sapardi Djoko Damono

Hujan Bulan Juni: Novel by Sapardi Djoko Damono
My rating: 4 of 5 stars

Butuh tujuh belas cetakan hingga kutamatkan novel karangan Prof Sapardi itu. Sungguh kelamaan menurutku!

Semenjak punya terus kujual segelan ke seseorang di tempatku tinggal, novel ini kembali masuk radar pembacaanku setelah keluar versi ketiga-buku ketiga-dari trilogi percintaan Sarwono ini. Apalagi sehabis membaca ulasan pertemuan mbak Ratih dengan SDD di Solo. Tampaknya waktunya pas untuk mencoba membaca novel itu.

Sekali duduk-jangan bayangkan cepat saja-yang kurasa berlalu sembilan puluh menit lebih, buku dengan kaver tulisan hukan bulan juni yang luntur terkena air, begitu mengasyikkan sehingga dari paragraf pertama, si Sarwono keluar dari hotel dekat bulaksumur pengen ke Malioboro, ku serasa mengikuti perjalanan Sarwono, dosen muda kesayangan Pingkan si menado, tapi jawa itu.

Pak Sapardi kurasa begitu apik menata kalimat pemuka, paragraf awal yang berbunyi demikian, "Ketika turun dari lantai tiga sebuah…

Update Kolaborasi Menulis "Aku dan Buku"

Pengumuman naskah terpilih antologi "Aku dan Buku".
Sebagagi penggagas kolaborasi menulis "Aku dan Buku", saya mohon maaf pengerjaan antologi buku ini sangat terlambat.


Ada 8 penulis yang akan dimuat tulisannya. Diantaranya : Busyra, Abduraafi Andrian, Maura Fanessa, Truly Rudiono, Pauline Destinugrainy Kasi, Teddy W. Kusuma, Nurina Widiani, Alvina Ayuningtyas.


Terima kasih atas atensi dan kiriman tulisan teman-teman, mas Dion Yulianto sebagai editor yang membantu pengerjaan naskah, selamat bagi para penulis yang masuk dalam antologi, semoga buku tersebut bisa hadir di tangan para pembaca di tahun 2018.

Info mengenai buku antologi bisa dipantau di twitter @h23bc atau di blog Haremi Book Corner. Salam buku itu seru!

Profil Haremi Book Corner di Podcast Suarane

Di awal tahun 2018, sudah berapa buku yang kamu baca, guys?

Gimana tantangan baca kalian?

Semoga masih semangat kayak pas bulan Januari kemaren ya.

Btw, akhir tahun 2017, saya (Steven) sempat diwawancarai di podcast Suarane. Ngobrolin soal buku dan akhirnya bikin tokobuku daring. Isinya gimana aja? yuk dengerin di sini. Have a nice day.


Ubur-Ubur Lembur oleh Raditya Dika

Ubur-ubur Lembur by Raditya Dika
My rating: 3 of 5 stars

O0m Dika, eh salah, bang Dika memang terbukti pencerita top.

Ngalir aja. Serasa baca kumpulan cerpen gitu. Tapi bedanya ini pengalaman batin bang Dika sendiri yang diceritain. Teknik berceritanya keren.

Isinya seru. Kontemplatif. Suka sama apa yang dibilang Radit, hiduplah dari apa yang elo senengin. Kira-kira gitu bahasa bebasnya.

selain itu. Jadi penasaran gue kan, sama Radikus makan kakus. yang dimention di bab terakhir gitu. Eh bener ga sih?

Rekomendasi nggak?

Iya, kalau pengen baca tulisan terbaru Radit, elo harus beli bukunya.
Kalau fans Radit garis keras, apalagi. Wajib hukumnya.

Tapi kalau dibilang, bagusan mana, saya akan bilang Koala Kumal ya.

salutlah sama effortnya Raditya dika. Ia bilang nyicil tulisannya di sela-sela jobnya yang udah seabrek cuy, dan bener-bener kelihatan ini kayak perjalanan karirnya dia yang pengen dibagi ke khalayak pembaca.

View all my reviews

Milea: Suara Dari Dilan

Milea: Suara Dari Dilan by Pidi Baiq
My rating: 4 of 5 stars

Akhirnya selesai baca trilogi Dilan, nggak tahu kalau taun depan terbit lagi. Hehehe.

Ya, baca buku Dilan 91 memang bikin nyesek. Gua akuin itu. Tapi setelah mengambil jeda panjang (setengah harian kurang sih, kalo diitung), saya buka buku bersampul abu-abu itu dan langsung termangut-mangut lihat prakata ((prakata)) dari si empunya cerita.

Iya nggak bisa juga dong, ngelihat cuman dari satu sisi aja. Kita butuh dua sisi pandang biar lebih tahu sesuatu dengan lebih clear.

Di sini Dilan, bercerita soal kehidupannya. Melengkapi dan memparipurnakan cerita yang sudah kita semua baca di dua seri awal. (bikin Rangkulan maya)

Sejujurnya saya menikmati aja, apa aja yang Ayah tulis disini. Soal masa kecil Dilan yang menggemazkan. Terus. Kenalan sama Milea. Dsb.

Jatuhnya, aku jadi bisa memaklumi dan setidaknya melihat cerita mereka dengan lebih baik.

Aman nih gua pikir.

Sebelum memasuki sepersekian akhir buku ini ditulis.

Man...

Tapi. Nggak se…