Skip to main content

Posts

Showing posts from November, 2014

Review Buku The Naked Traveler. 1 Year Round-The-World-Trip. Part 1. Trinity

Judul buku: The Naked Traveler. 1 Year Round-The-World-Trip. Part 1.
Penulis: Trinity.
Cetakan ke Oktober 14, Bentang Pustaka.


Keinginan beli buku ini berawal dari woro-woro Mbak Trinity mau perjalanan keliling dunia atau RTW pas launching buku ke 4 beliau (sampulnya pink cantik persis buku ini). Waktu itu di TM Jogja saya berkesempatan bertemu dengan bermodal buku baru beliau terus foto + minta TTD setelah menunggu kurang lebih 45 menit. Umpel-umpelan, keringetan sampai kayak baru habis mandi dan jepret akhirnya bisa foto sama mbak Trinity. Kesan yang didapat dari pertemuan singkat itu si penulis memang supel, ramah en pembawaannya asyik mungkin karena udah sering keliling jalan-jalan jadinya lebih supel pembawaannya. #analisisSherlock Singkat cerita foto tersebut ternyata hilang lenyap karena hardisk teman kosan rusak. Hilang sudah kenangan yang bisa dipamerin di blog buku ini.

Ini adalah buku pertama mbak Trinity yang dulu ternyata emak-emak kantoran yang direview di H23BC. Bukan berar…

Review Buku Robohnya Surau Kami AA Navis

Judul Buku: Robohnya Surau Kami Penulis: A.A. Navis Penerbit: GPU. Buku karangan A.A.Navis ini betul-betul sebuah harta karun di sebuah perpustakaan. Buku lawas ini sudah amat jarang terlihat di toko buku. Terakhir diterbitkan GPU tahun 2006. Dari ke 10 cerita pendek yang ada, semuanya layak dibaca bagi Anda yang ingin mengenal karya sastra Indonesia atau penulis yang ingin belajar cerpen salah satu penulis kawakan Indonesia.

A.A. Navis lewat kumcer ini ingin mengajak pembaca mengikuti jamannya. Bahasanya sederhana namun pilihan kata yang kuat membuat pembaca dengan mudah dapat menikmatinya. Kecuali budaya minang yang mungkin harus sedikit kita pahami terlebih dahulu. Disini terdapat banyak ilmu hidup atau kebijaksanaan yang dapat diserap kepada pembaca. Kesan yang tertangkap adalah penulis piawai menceritakan kehidupan yang menyentuh, juga kadang sangat kejam mengiris hati (Pada Pembotakan Terakhir), selain itu budaya Minang sendiri.

Dimulai dengan cerita "Robohnya Surau Kami",…