Skip to main content

Review Buku My Life as Writer by H.Achmad & RA Setiawan


Cerita dibalik hidup para penulis populer Indonesia






Seri "my life as" menghadirkan inspirasi bagi anak-anak muda Indonesia. Kamu bisa membaca, belajar tentang kehidupan orang-orang hebat di dunia industri kreatif. Misalnya di bidang sutradara film dan klip musik, aktor. Kalau seri yang satu ini mengangkat pengalaman Alanda Kariza, Farida, Clara Ng, Vabyo dan Dewi Lestari dalam menjalani profesi penulis.

Buku My Life as Writer ini sangat menarik bagi saya yang ingin tahu gimana sih rasanya jadi penulis beken di Indonesia. Rasa penasaran akan latar belakang, pemikiran para penulis, mendorong saya untuk mencerna buku ini dengan lahap. Ternyata tidak seperti yang dibayangkan pada banyak orang, bahwa penulis mesti sosok yang "cerdas" melebihi orang rata-rata dengan kacamata minus tebal, harus lebih fasih dalam merangkai kata daripada orang kebanyakan, dan kalau belum menuliskan buku sarat kata-kata yang sukar dicerna maka belum dianggap penulis hebat. Di buku ini kesan seperti itu tidak nampak, sosok para penulis yang diangkat itu orangnya asyik, masih muda dan terus belajar buat berbagi makna kehidupan lewat tulisan. Mereka disini berbagi banyak hal dalam dunia penulisan, mulai dari awal mereka terjun menjadi penulis hingga tips-tips menarik yang fresh from the oven.

Banyak hal dalam buku ini memberikan saya pelajaran, misalnya dari mbak Dee bila kamu ingin menjadi penulis harus dare to fail, dare to success, menjadi pengamat yang baik, dan jujur terhadap diri sendiri. Clara NG juga mengajarkan saya buat belajar berkomitmen. Beliau bercerita dari kampus dia belajar untuk berkomitmen, sampai saat ini lewat kontribusi karya-karyanya yang dapat dibaca. That's true, komitmen itu salah satu hal yang biasanya kita anggap remeh, namun harus dilatih dari hal-hal kecil. Dari Vabyo kita jadi tahu kalo dunia menulis akan mengantarkan kita kepada hal-hal yang baru, orang baru yang kita temui di kehidupan, pembaca setia karya kita salah satunya. Terus ternyata writer dan author itu memiliki pengertian yang berbeda, dan masih banyak lagi yang bisa dipelajari dari kelima penulis di buku ini.

Menghabiskan buku ini memuaskan rasa penasaran kita seperti apa sih dunia seorang penulis, apakah bisa hidup dengan nafkah seorang penulis?, bagaimana kiat-kiat menjadi penulis best seller Indonesia, apa sih yang bisa dipelajarin buat nerbitin buku atau naskah kita. Buku My Life as Writer direkomendasikan buat semua orang yang senang baca buku, ingin tahu dunia seorang penulis atau kamu yang diam-diam pengen jadi seorang penulis.

Comments

Popular posts from this blog

Ubur-Ubur Lembur oleh Raditya Dika

Ubur-ubur Lembur by Raditya Dika
My rating: 3 of 5 stars

O0m Dika, eh salah, bang Dika memang terbukti pencerita top.

Ngalir aja. Serasa baca kumpulan cerpen gitu. Tapi bedanya ini pengalaman batin bang Dika sendiri yang diceritain. Teknik berceritanya keren.

Isinya seru. Kontemplatif. Suka sama apa yang dibilang Radit, hiduplah dari apa yang elo senengin. Kira-kira gitu bahasa bebasnya.

selain itu. Jadi penasaran gue kan, sama Radikus makan kakus. yang dimention di bab terakhir gitu. Eh bener ga sih?

Rekomendasi nggak?

Iya, kalau pengen baca tulisan terbaru Radit, elo harus beli bukunya.
Kalau fans Radit garis keras, apalagi. Wajib hukumnya.

Tapi kalau dibilang, bagusan mana, saya akan bilang Koala Kumal ya.

salutlah sama effortnya Raditya dika. Ia bilang nyicil tulisannya di sela-sela jobnya yang udah seabrek cuy, dan bener-bener kelihatan ini kayak perjalanan karirnya dia yang pengen dibagi ke khalayak pembaca.

View all my reviews

Review Buku "Memimpin" oleh Alex Ferguson dan Michael Moritz

Rasanya menyenangkan dapat (mencoba) memahami resep memimpin yang diutarakan Sir Alex Ferguson. Bahasan tentang dunia manager klub Liga Inggris sangat menggoda. Bacaan ini sudah masuk dalam radar saya untuk dibeli sekitar beberapa tahun silam, waktu keluar dalam rilisan punggung keras. Namun keinginan tersebut seringkali tumpul karena harganya yang kelewat mahal, dan meski sudah ada rilis softcover, buku-buku lain seperti The Upstarts, Thank You For Being Late, Shoe Dog, dan The Elements of Journalism sudah memberatkan belanja saya.

Ulasan Buku: "Kisah Saya-My Story" oleh Steven Gerrard.

Mengesankan. Fantastis.


*Steven Gerrard sang bocah yang menjalani kehidupan impiannya bersama Liverpool.

* Bermain di liga Premier Inggris bukan persoalan mudah.
* Beban bermain untuk timnas Inggris terlalu berat. Selain itu Timnas selalu diisi oleh pemain bintang. Banyak ego di dalamnya.
Kabar menyenangkan saya dapatkan saat melihat kabar biografi Steven Gerrard akan dirilis bulan Februari 2017. Setelah setahun silam, biografi Andrea Pirlo juga diterbitkan oleh penerbit yang sama, KPG. Seakan sudah menjadi tradisi setiap tahun ada sebuah buku bertema sepakbola akan menyapa pembaca Indonesia. "Kisah Saya" merupakan rangkuman apa yang dirasakan sang kapten selama masa 27 tahun karir sepakbola miliknya, 17 tahun mengesankan diantaranya di tim utama klub yang sama, Liverpool.



Stevie G, layak dikenang sebagai salah seorang pemain terbaik di dunia. Mungkin tidak dalam mendekati level seperti "Messi" atau "Ronaldo-CR7". Namun eksplosivitas, kemampuan terbaik mengan…