Skip to main content

Review Buku The Fault in Our Stars oleh John Green

Roman remaja yang wajib dibaca





Judul: The Fault in Our Stars (Cover film)
Penulis: John Green
Penerbit: Qanita (2014)




H23bc menutup tahun 2014 dengan membaca salah satu buku yang menjadi film adaptasi hits hollywood. Buku ini pun merupakan buku terlaris di genre anak dan Young Adult (YA) tahun 2014. Satu hal yang bisa saya katakan sehabis membacanya adalah The Fault in Our Stars berhasil menghanyutkan saya ke dalam dunia Gus dan Hazel. Sedari awal membaca buku ini saya tidak bisa melepaskan buku ini. Ya, buku ini begitu mengalir dan tidak membosankan untuk diikuti. Malah bagaikan ikut naik Roller Coaster. Begitulah yang saya rasakan ketika sampai di penggalan akhir cerita ini. Sesuai dengan blurbnya semuanya bercampur dengan manis dan dapat kita kecap dalam buku ini. Tanpa berbasa-basi mengutip jalan ceritanya, ijinkan Anda sendiri membaca dan merasakan kisah Hazel Grace dan Augustus Waters yang menginspirasi.



Kebetulan buku yang saya pegang ini memiliki sampul film. Jadi ada beberapa adegan yang saya bisa langsung bayangkan ketika ada di bab tersebut. Contohnya waktu acara makan malam kedua sejoli ini di restoran Amsterdam. Gus dengan setelan jas terbaiknya & Hazel dengan gaun berwarna biru yang pas.


Ekspektasi terhadap buku yang banyak dibicarakan tahun 2014 ini cukup tinggi. Dan saya merasa puas bisa mengikutinya. Saya merasa kurang pas jika menonton filmnya sebelum membaca buku asli John Green. Setelah ini setelah beberapa masa rehat dari hangover membaca buku ini saya akan mencoba menontonnya. Jika kamu sudah selesai membacanya. Iya sekali lagi kalau kamu sudah membacanya. Ada Q&A lengkap tentang buku ini dari pengarangnya. Pertanyaan-pertanyaan yang akan kamu pikirkan setelah membaca buku ini dijelaskan sedemikian. Selengkapnya dapat dibaca disini.

TFIOS wajib dibaca buat kamu yang suka dengan genre romance dan Young Adult. Bersyukurlah kamu ada dalam keadaan baik dan sempurna. Bagikan kebaikan kepada setiap orang. Selamat membaca.




P.S. : Terima kasih sudah mampir dan membaca di h23bc.com. Yuk dukung karyaku dengan bantu share di media sosial kamu, tinggalkan komentar, dan follow @h23bc. Dukungan kamu akan sangat berarti.

Comments

Popular posts from this blog

Review Buku "Memimpin" oleh Alex Ferguson dan Michael Moritz

Rasanya menyenangkan dapat (mencoba) memahami resep memimpin yang diutarakan Sir Alex Ferguson. Bahasan tentang dunia manager klub Liga Inggris sangat menggoda. Bacaan ini sudah masuk dalam radar saya untuk dibeli sekitar beberapa tahun silam, waktu keluar dalam rilisan punggung keras. Namun keinginan tersebut seringkali tumpul karena harganya yang kelewat mahal, dan meski sudah ada rilis softcover, buku-buku lain seperti The Upstarts, Thank You For Being Late, Shoe Dog, dan The Elements of Journalism sudah memberatkan belanja saya.

Enter The Magical Realm - Superhero Fantasy

Ulasan Superhero Fantasy plus 1st Giveaway H23BCSelamat datang di rangkaian Around The Genres in 30 Days Blogger Buku Indonesia (BBI). Silakan nikmati semua post yang akan ditampilkan di Blog Buku Haremi. Aku sangat excited! Ini adalah kesempatan pertamaku meramaikan event HUT ke 4 BBI. Semoga kalian bisa terhibur dan semakin suka dengan review buku komunitas BBI.




Di post kali ini H23BC kebagian mengulas tentang subgenre fantasi, sudah bisa ditebak kan? Yap, Superhero Fantasy (SF). Siapa sih yang sekarang enggak ngikutin serial TV Arrow atau The Flash. Atau yang paling ditunggu-tunggu tahun ini film besutan terbaru Marvel Avengers: Age of Ultron. Kira-kira udah bisa ngebayangin seperti apa SF. Genre ini memang sangat populer dan punya basis penggemar yang kuat. Identitas rahasia dan misi utamanya untuk mengalakan kejahatan adalah karakteristik utama dari subgenre ini.



Apakah di cerita tersebut bisa kamu temukan ada seseorang dengan kemampuan super spesial, standar moral yang tinggi, du…

Ulasan Buku: "Kisah Saya-My Story" oleh Steven Gerrard.

Mengesankan. Fantastis.


*Steven Gerrard sang bocah yang menjalani kehidupan impiannya bersama Liverpool.

* Bermain di liga Premier Inggris bukan persoalan mudah.
* Beban bermain untuk timnas Inggris terlalu berat. Selain itu Timnas selalu diisi oleh pemain bintang. Banyak ego di dalamnya.
Kabar menyenangkan saya dapatkan saat melihat kabar biografi Steven Gerrard akan dirilis bulan Februari 2017. Setelah setahun silam, biografi Andrea Pirlo juga diterbitkan oleh penerbit yang sama, KPG. Seakan sudah menjadi tradisi setiap tahun ada sebuah buku bertema sepakbola akan menyapa pembaca Indonesia. "Kisah Saya" merupakan rangkuman apa yang dirasakan sang kapten selama masa 27 tahun karir sepakbola miliknya, 17 tahun mengesankan diantaranya di tim utama klub yang sama, Liverpool.



Stevie G, layak dikenang sebagai salah seorang pemain terbaik di dunia. Mungkin tidak dalam mendekati level seperti "Messi" atau "Ronaldo-CR7". Namun eksplosivitas, kemampuan terbaik mengan…