Skip to main content

CARRIE by Stephen King

"Mengerikan dan menakutkan... Kau tidak bisa berhenti 

membacanya." ˗˗ Chicago Tribune




Detail Buku
Judul : Carrie
Stephen King
256 Hal.
ISBN 978-979-22-9951-9.
Cetak pertama, Oktober 2013.
Gramedia Pustaka Utama.

2 Kata yang pas buat Carrie adalah mencekam dan tragis. Novel ini diterbitkan tahun 1974, merupakan karya pertama penulis fiksi sci-fi, fantasy, dan horor kenamaan Stephen King. Film dengan judul yang sama sudah 2 kali dibuat, pertama pada tahun 1976 dan baru saja rilis di bulan Oktober 2013. Lewat karya inilah Stephen King menapaki dunia fiksi modern yang melejitkan namanya sebagai salah satu penulis tersohor saat ini. Hal ini dibuktikan dengan beragam penghargaan yang telah diraih. Cerita yang tersaji menampilkan mimpi buruk bagi semua orang yang berada di kota Chamberlain, bahkan anda para pembaca.

Buku berjumlah 256 halaman ini dibagi menjadi 3 bagian, yaitu Olahraga Berdarah, Malam Prom, dan Reruntuhan. Penulis berusia 66 tahun ini menyajikan kisah seorang anak remaja perempuan yang mengalami intimidasi yang bertubi-tubi mulai dari lingkungan keluarga, kemudian pergaulan di sekolah. Carrie White sendiri memiliki kemampuan khusus telekinesis, yang disatu sisi merupakan berkah dan disisi lainnya terlihat sebagai sebuah kutukan.

Pada bagian pertama, penulis menceritakan mengenai pengenalan sosok Carrie dan semua yang berhubungan didalamnya. Alur yang cepat dengan beberapa penyingkapan baik berupa jurnal, buku, artikel yang terkait membangun kedalaman cerita yang ada. Hal ini membuat ketegangan yang dibangun oleh sang penulis tersalurkan dengan baik kepada pembaca, kita seakan diajak mengikuti sedikit demi sedikit potongan yang ada bak menyingkap sebuah surat warisan yang ditunggu-tunggu. Olahraga Berdarah dengan pace cepat membawa pembaca untuk segera melahap aksi cerita di bagian kedua, bagian yang telah ditunggu-tunggu. Malam Prom!

 "Bukan," kata Grayle. "Dengan Tommy Ross."
Morty tersedak minum kopinya dan mulai batuk-batuk.
"Seperti itulah perasaanku," kata Grayle.

"Aku mendapat perasaan macam itu," kata Grayle. "Firasat, Ada yang akan datang membawa apel busuk atau semacamnya."
"Mungkin kau cenayang," kata Morty.

Bagian kedua yaitu Malam Prom, seperti film yang terputar jelas mengenai waktu-waktu terakhir yang dilalui Carrie dan seluruh isi kota Chamberlain yang malang. Di paro terakhir buku ini tergambar jelas situasi menegangkan yang membawa pembaca terasa terhanyut dan ikut berjalan di jalanan kota Chamberlain. Bagaimana nasib Carrie dan teman-temannya? Apakah malam prom mengubah Carrie untuk selamanya? Better or Bitter? Jawabannya ada di Novel dengan cover yang eye catching, kesan seram namun artistik tercampur dengan baik.

"Tidak. Oh Tuhan terkasih, tolong jangan.
(tolong buatlah menjadi akhir berbahagia)

"Kau cantik," kata Tommy, dan Carrie sangat yakin tidak ada yang buruk bisa terjadi malam ini ˗˗  mungkin mereka bisa dipilih menjadi Raja dan Ratu Prom. Ia tersenyum memikirkan kebodohannya sendiri.

Buku ini cocok buat anda yang senang  genre thriller/horor, namun ceritanya yang dark membuat Carrie lebih direkomendasikan kepada pembaca dewasa.





Comments

  1. Hahahaha dan kini si Carrie sudah berpindah ke tanganku huahahaha

    ReplyDelete
  2. Buku ini tuh aneh tata bahasanya. Saya sudah beli, tapi belum dilanjutkan membacanya. Habis pusing bacanya. Jadi kayak kalimat bahasa inggris yang diterjemahkan di google. Jadinya berantakan. Apa buku saya doang?

    ReplyDelete
    Replies
    1. bahasanya mungkin sedikit beda karena ini novel debut pengarangnya #IMHO

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Review Buku "Memimpin" oleh Alex Ferguson dan Michael Moritz

Rasanya menyenangkan dapat (mencoba) memahami resep memimpin yang diutarakan Sir Alex Ferguson. Bahasan tentang dunia manager klub Liga Inggris sangat menggoda. Bacaan ini sudah masuk dalam radar saya untuk dibeli sekitar beberapa tahun silam, waktu keluar dalam rilisan punggung keras. Namun keinginan tersebut seringkali tumpul karena harganya yang kelewat mahal, dan meski sudah ada rilis softcover, buku-buku lain seperti The Upstarts, Thank You For Being Late, Shoe Dog, dan The Elements of Journalism sudah memberatkan belanja saya.

Enter The Magical Realm - Superhero Fantasy

Ulasan Superhero Fantasy plus 1st Giveaway H23BCSelamat datang di rangkaian Around The Genres in 30 Days Blogger Buku Indonesia (BBI). Silakan nikmati semua post yang akan ditampilkan di Blog Buku Haremi. Aku sangat excited! Ini adalah kesempatan pertamaku meramaikan event HUT ke 4 BBI. Semoga kalian bisa terhibur dan semakin suka dengan review buku komunitas BBI.




Di post kali ini H23BC kebagian mengulas tentang subgenre fantasi, sudah bisa ditebak kan? Yap, Superhero Fantasy (SF). Siapa sih yang sekarang enggak ngikutin serial TV Arrow atau The Flash. Atau yang paling ditunggu-tunggu tahun ini film besutan terbaru Marvel Avengers: Age of Ultron. Kira-kira udah bisa ngebayangin seperti apa SF. Genre ini memang sangat populer dan punya basis penggemar yang kuat. Identitas rahasia dan misi utamanya untuk mengalakan kejahatan adalah karakteristik utama dari subgenre ini.



Apakah di cerita tersebut bisa kamu temukan ada seseorang dengan kemampuan super spesial, standar moral yang tinggi, du…

Ulasan Buku: "Kisah Saya-My Story" oleh Steven Gerrard.

Mengesankan. Fantastis.


*Steven Gerrard sang bocah yang menjalani kehidupan impiannya bersama Liverpool.

* Bermain di liga Premier Inggris bukan persoalan mudah.
* Beban bermain untuk timnas Inggris terlalu berat. Selain itu Timnas selalu diisi oleh pemain bintang. Banyak ego di dalamnya.
Kabar menyenangkan saya dapatkan saat melihat kabar biografi Steven Gerrard akan dirilis bulan Februari 2017. Setelah setahun silam, biografi Andrea Pirlo juga diterbitkan oleh penerbit yang sama, KPG. Seakan sudah menjadi tradisi setiap tahun ada sebuah buku bertema sepakbola akan menyapa pembaca Indonesia. "Kisah Saya" merupakan rangkuman apa yang dirasakan sang kapten selama masa 27 tahun karir sepakbola miliknya, 17 tahun mengesankan diantaranya di tim utama klub yang sama, Liverpool.



Stevie G, layak dikenang sebagai salah seorang pemain terbaik di dunia. Mungkin tidak dalam mendekati level seperti "Messi" atau "Ronaldo-CR7". Namun eksplosivitas, kemampuan terbaik mengan…