Skip to main content

Review Buku Ranjau Biografi oleh Pepih Nugraha

Paket lengkap penulisan biografi 

 


Tidak salah bila buku-buku yang ditulis oleh Pepih Nugraha selalu menjadi koleksi wajib saya. Buku terbaru yang diterbitkan oleh Bentang Pustaka ini merupakan kelanjutan dari bukunya tentang kilasan menulis sosok di rubrik sosok harian kompas. Sedikit cerita tentang Ranjau Biografi, saat itu saya sudah memasukkan RB ke dalam wishlist. Kebetulan akun Bentang mengadakan lelang buku, saya excited buat mengikutinya. Sayangnya penawaran saya di menit akhir hanya beda Rp.500.- dan akhirnya saya semakin penasaran dengan RB. Ranjau Biografi merupakan paket lengkap buat menulis artikel biografi.

Buku ini mengupas beragam "ranjau" yang dapat menjebak penulis dalam penulisan artikel biografi. Dari awal bab pertama, kang Pepih sudah menyampaikan ranjau berbahaya berupa kebohongan yang berasal dari narasumber. Dengan lugas penulis menyampaikan bahwa tidak hanya berita fiktif dapat dibuat oleh seorang jurnalis, berita yang bagus namun tidak memiliki kebenaran riil pun dapat secara sengaja dilakukan oleh sang pemberi informasi. Dari artikel awal ini, ibarat formula 1 buku ini sudah tancap gas pol ! Selanjutnya kita membaca suguhan menarik dari berbagai ranjau yang seringkali tanpa kita sadari, hal tersebut sungguh amat berbahaya.

Tulisan di buku kedua kali ini terasa lebih mengalir ketimbang buku pertamanya, bahasanya enak untuk dicerna dan tentunya memberikan manfaat luar biasa bagi para jurnalis maupun pribadi yang ingin membuat sebuah artikel biografi. Beberapa hal yang menjadi pembelajaran adalah jangan terlalu dekat dengan politisi. Hal ini dapat menjadi bumerang tersendiri, ketika sosok yang ditulis merupakan kawan dekat atau bahkan teman akrab. Tulisan yang dihasilkan bisa saja terlalu subyektif dan memiliki kecenderungan mengkultuskan (memberikan penghormatan secara berlebihan) sosok pribadi tersebut. Kelebihan buku ini juga kang Pepih tidak pelit berbagi pengalaman sebagai jurnalis yang selalu bersinggungan dengan dunia politik. Bagi saya hal tersebut sungguh menambah wawasan dunia politik di era politik sebelumnya. 

Buku ini layak dibaca untuk semua kalangan, mulai dari calon jurnalis profersional, jurnalis sekolah maupun kampus hingga masyarakat umum yang tertarik dengan penulisan rubrik "Sosok" di harian Kompas.

Comments

Popular posts from this blog

Review Buku "Memimpin" oleh Alex Ferguson dan Michael Moritz

Rasanya menyenangkan dapat (mencoba) memahami resep memimpin yang diutarakan Sir Alex Ferguson. Bahasan tentang dunia manager klub Liga Inggris sangat menggoda. Bacaan ini sudah masuk dalam radar saya untuk dibeli sekitar beberapa tahun silam, waktu keluar dalam rilisan punggung keras. Namun keinginan tersebut seringkali tumpul karena harganya yang kelewat mahal, dan meski sudah ada rilis softcover, buku-buku lain seperti The Upstarts, Thank You For Being Late, Shoe Dog, dan The Elements of Journalism sudah memberatkan belanja saya.

Enter The Magical Realm - Superhero Fantasy

Ulasan Superhero Fantasy plus 1st Giveaway H23BCSelamat datang di rangkaian Around The Genres in 30 Days Blogger Buku Indonesia (BBI). Silakan nikmati semua post yang akan ditampilkan di Blog Buku Haremi. Aku sangat excited! Ini adalah kesempatan pertamaku meramaikan event HUT ke 4 BBI. Semoga kalian bisa terhibur dan semakin suka dengan review buku komunitas BBI.




Di post kali ini H23BC kebagian mengulas tentang subgenre fantasi, sudah bisa ditebak kan? Yap, Superhero Fantasy (SF). Siapa sih yang sekarang enggak ngikutin serial TV Arrow atau The Flash. Atau yang paling ditunggu-tunggu tahun ini film besutan terbaru Marvel Avengers: Age of Ultron. Kira-kira udah bisa ngebayangin seperti apa SF. Genre ini memang sangat populer dan punya basis penggemar yang kuat. Identitas rahasia dan misi utamanya untuk mengalakan kejahatan adalah karakteristik utama dari subgenre ini.



Apakah di cerita tersebut bisa kamu temukan ada seseorang dengan kemampuan super spesial, standar moral yang tinggi, du…

Ulasan Buku: "Kisah Saya-My Story" oleh Steven Gerrard.

Mengesankan. Fantastis.


*Steven Gerrard sang bocah yang menjalani kehidupan impiannya bersama Liverpool.

* Bermain di liga Premier Inggris bukan persoalan mudah.
* Beban bermain untuk timnas Inggris terlalu berat. Selain itu Timnas selalu diisi oleh pemain bintang. Banyak ego di dalamnya.
Kabar menyenangkan saya dapatkan saat melihat kabar biografi Steven Gerrard akan dirilis bulan Februari 2017. Setelah setahun silam, biografi Andrea Pirlo juga diterbitkan oleh penerbit yang sama, KPG. Seakan sudah menjadi tradisi setiap tahun ada sebuah buku bertema sepakbola akan menyapa pembaca Indonesia. "Kisah Saya" merupakan rangkuman apa yang dirasakan sang kapten selama masa 27 tahun karir sepakbola miliknya, 17 tahun mengesankan diantaranya di tim utama klub yang sama, Liverpool.



Stevie G, layak dikenang sebagai salah seorang pemain terbaik di dunia. Mungkin tidak dalam mendekati level seperti "Messi" atau "Ronaldo-CR7". Namun eksplosivitas, kemampuan terbaik mengan…