Skip to main content

Review Buku Creative Writing

Buku wajib penulis kreatif


Di Creative Writing AS Laksana berbagi ilmu seputar penulisan kreatif. Hal pertama yang selalu disarankan olehnya adalah menulis buruk. Kemudian ada pula anjuran untuk menulis cepat, jangan menulis sekaligus mengedit (hal ini seringkali dilakukan oleh penulis sehingga memakan waktu sangat banyak, alhasil tulisan belum jalan kemana-mana).

Salah satu yang membuat orang-orang dewasa tampak buruk, di mata kanak-kanak, adalah karena seorang anak harus mendongak di depan mereka, dan jarang ada wajah yang kelihatan bagus dilihat dari bawah. - George Orwell.

Ada banyak alasan kenapa orang menulis novel, namun ada satu kesamaan pada mereka-kebutuhan untuk menciptakan dunia alternatif. - John Fowles, novelis Inggris.

AS Laksana sebagai penulis senior menerangkan hal-hal teknis dalam dunia penulisan cerita untuk yang menulis novel ataupun cerita pendek. Semua bagian dijelaskan dengan baik dan mudah dimengerti. Di tiap awal bab terdapat selipan quote menarik dari tokoh-tokoh terkenal di dunia penulisan. Pengalamannya sebagai pengajar pun diterapkan disini dengan menyarankan pembaca untuk melakukan latihan-latihan di setiap bab yang ada. Salah satunya adalah meminjam kalimat pertama milik penulis lain. (Ini sudah menjadi resep latihan para penulis, Eka Kurniawan sampai menjejalkan 20 buku hanya untuk mencari bab pertama yang ok). Di sini penulis mengajak pembaca

  • mengambil sejumlah novel maupun cerpren dari penulis yang baik. Tulis ulang dan buat daftar kalimat pertama dari novel/cerpen tersebut. Setelah selesai, novel ditutup dan bacalah daftar kalimat pertama Anda sekali lagi dan pilihlah kalimat pertama yang paling baik menurut Anda. Lanjutkan kalimat yang sudah Anda pilih dengan kalimat-kalimat Anda sendiri. Tulis sepanjang yang Anda bisa.
  • Anda sudah mengembangkan cerita Anda sendiri dengan kalimat pertama milik penulis lain.
  • Hapus kalimat pertama yang Anda pinjam; ganti dengan kalimat Anda sendiri.
  • Simpanlah daftar kalimat pertama Anda. Lihatlah lagi sewaktu-waktu; dan mulailah lagi latihan serupa dengan kalimat lainnya.

Saya tidak bisa menulis sebagus beberapa penulis lain; bakat saya adalah menghadirkan cerita yang baik tentang ahli hukum. Di situlah saya betul-betul menguasai. - John Grisham. (Bab Mengakrabi Karakter)

Penulis yang baik menciptakan dunia rekaannya dan para pembaca dengan senang hati menghanyutkan diri ke dalamnya. - Cyro; Connolly (1930-1874)


Selain hal-hal teknis yang dibagikan dengan baik, penulis juga menekankan disiplin dan kemauan untuk penulis membaca karya milik orang lain. Banyak penulis yang menolak membaca cerita orang lain dengan dalih tidak ingin hasil pemikirannya menjadi tidak orisinil. Lewat buku ini juga penulis menyinggung kebiasaan penulis Indonesia memakai hal-hal yang berhubungan dengan matahari sebagai kalimat pembuka. Di bagian akhir, AS Laksana meneropong keadaan Indonesia yang menurun kebiasaan membacanya. Padahal sebuah bangsa bisa dapat tumbuh besar karena masyarakatnya gembar membaca. Saya dapat melihat niat mulia sang penulis untuk kemajuan dunia penulisa Indonesia lewat berbagi pengetahuan menulis, menyajikan sebuah panduan bagaimana menulis kreatif dengan bahasa yang mudah dipahami semua kalangan. 

Buku ini wajib dibaca bagi Anda yang memiliki passion menulis, niscaya buku ini dapat memperlengkapi anda. Good luck.

Comments

Popular posts from this blog

Ubur-Ubur Lembur oleh Raditya Dika

Ubur-ubur Lembur by Raditya Dika
My rating: 3 of 5 stars

O0m Dika, eh salah, bang Dika memang terbukti pencerita top.

Ngalir aja. Serasa baca kumpulan cerpen gitu. Tapi bedanya ini pengalaman batin bang Dika sendiri yang diceritain. Teknik berceritanya keren.

Isinya seru. Kontemplatif. Suka sama apa yang dibilang Radit, hiduplah dari apa yang elo senengin. Kira-kira gitu bahasa bebasnya.

selain itu. Jadi penasaran gue kan, sama Radikus makan kakus. yang dimention di bab terakhir gitu. Eh bener ga sih?

Rekomendasi nggak?

Iya, kalau pengen baca tulisan terbaru Radit, elo harus beli bukunya.
Kalau fans Radit garis keras, apalagi. Wajib hukumnya.

Tapi kalau dibilang, bagusan mana, saya akan bilang Koala Kumal ya.

salutlah sama effortnya Raditya dika. Ia bilang nyicil tulisannya di sela-sela jobnya yang udah seabrek cuy, dan bener-bener kelihatan ini kayak perjalanan karirnya dia yang pengen dibagi ke khalayak pembaca.

View all my reviews

Review Buku "Memimpin" oleh Alex Ferguson dan Michael Moritz

Rasanya menyenangkan dapat (mencoba) memahami resep memimpin yang diutarakan Sir Alex Ferguson. Bahasan tentang dunia manager klub Liga Inggris sangat menggoda. Bacaan ini sudah masuk dalam radar saya untuk dibeli sekitar beberapa tahun silam, waktu keluar dalam rilisan punggung keras. Namun keinginan tersebut seringkali tumpul karena harganya yang kelewat mahal, dan meski sudah ada rilis softcover, buku-buku lain seperti The Upstarts, Thank You For Being Late, Shoe Dog, dan The Elements of Journalism sudah memberatkan belanja saya.

Enter The Magical Realm - Superhero Fantasy

Ulasan Superhero Fantasy plus 1st Giveaway H23BCSelamat datang di rangkaian Around The Genres in 30 Days Blogger Buku Indonesia (BBI). Silakan nikmati semua post yang akan ditampilkan di Blog Buku Haremi. Aku sangat excited! Ini adalah kesempatan pertamaku meramaikan event HUT ke 4 BBI. Semoga kalian bisa terhibur dan semakin suka dengan review buku komunitas BBI.




Di post kali ini H23BC kebagian mengulas tentang subgenre fantasi, sudah bisa ditebak kan? Yap, Superhero Fantasy (SF). Siapa sih yang sekarang enggak ngikutin serial TV Arrow atau The Flash. Atau yang paling ditunggu-tunggu tahun ini film besutan terbaru Marvel Avengers: Age of Ultron. Kira-kira udah bisa ngebayangin seperti apa SF. Genre ini memang sangat populer dan punya basis penggemar yang kuat. Identitas rahasia dan misi utamanya untuk mengalakan kejahatan adalah karakteristik utama dari subgenre ini.



Apakah di cerita tersebut bisa kamu temukan ada seseorang dengan kemampuan super spesial, standar moral yang tinggi, du…