Skip to main content

Ender's Game by Orson Scott Card

Ide brilian yang akan memukau kita sembari menjelajahi dunia Ender.

Penulis : Orson Scott Card
Penerjemah: Kartika Wijayanti
Penyunting: Nunung Wiyati
Penerbit : Mizan Fantasi
ISBN : 978-979-433-747-9
Harga : Rp 59.000,-

Hal yang sangat menarik di dalam buku ini adalah kita diajak untuk memahami proses Ender, seorang anak kecil yang notabene mengumpulkan pengalaman indah untuk bermain di masa kecilnya. Namun takdir mengatakan hal yang lain bagi  Andrew "Ender" Wiggins, dia harus "diangkut" ke pengalaman yang lebih menakutkan, untuk satu kepentingan yang lebih utama. Ender pun harus menjalani kehidupan yang tidak lazim bagi seorang anak bahkan terpaksa untuk memenangi pertempuran demi pertempuran, satu pertempuran untuk selamanya. Mengapa Ender begitu lain dari anak manapun di dunia? jawabannya karena nasib dari ras manusia bergantung sepenuhnya pada sosok kecil ini.

Kisah yang ditulis tahun 1985 ini menjadi buku bacaan yang kudu dibaca pihak militer AS, untuk mengetahui prinsip-prinsip kepemimpinan, cara melatih, strategi. Bila dibaca lebih lanjut, maka disini terdapat banyak ungkapan menarik. Buku ini berhasil memenuhi imajinasi pembaca penyuka sci-fi, dari bab 1-15 dengan alur cepat, Ender's Game menarik pembaca buat melakukan sebuah perjalanan futuristik. Selain itu pembaca juga akan merasakan sisi manusia yang sangat kuat terjalin dalam cerita ini, Ender adalah sosok yang unik dan tidak dapat diprediksi oleh siapapun, tetap seorang anak yang memiliki rasa benci, kecewa dan empati kepada yang lain.
"Apakah aku hanya satu-satunya manusia di tempat ini? Mereka semua binatang. Apakah aku hanya menunggu untuk dilahap?" Hal 117.
"Inilah orang yang sanggup menghancurkan wajah musuh hingga berubah menjadi abu dan menyemburkan darah mereka di seluruh galaksi." Hal.183.
"Tak ada orang lain, kecuali musuh yang akan mengajarkanmu mengenai apa yang akan kaulakukan. Tak ada orang lain, kecuali musuh yang akan mengajarkanmu cara menghancurkan dan menaklukan. Hanya musuh yang akan menunjukan kelemahanmu. Hanya musuh yang akan memberitahumu mengenai kekuatannya. Sementara, peraturan permainan adalah apa yang bisa kau perbuat kepadanya dan yang dapat kau cegah darinya. Aku musuhmu mulai sekarang. Mulai saat ini aku juga adalah gurumu." Hal 396.
"Ingatlah, gerbang musuh runtuh." Hal 439.
Alasan saya membaca novel ini karena filmnya sendiri sangat mengagumkan. Berkat visualisasi di film Ender's Game, saya dapat menampilkan dunia Ender's di pikiran saya dengan baik. Menurut saya film dan novel pertama ini adalah sebuah perpaduan yang luar biasa. kita dapat mengetahui cerita yang lebih mendalam ketimbang yang ditampilkan di film. Saya puas dengan membaca buku ini karena dapat melihat cerita di kedua sisi baik dari pihak IF dan Ender sendiri. Skor untuk Ender's Game adalah 4/5.  Good Story!

Comments

  1. bsa bantu buat teks ulasanya?

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Ubur-Ubur Lembur oleh Raditya Dika

Ubur-ubur Lembur by Raditya Dika
My rating: 3 of 5 stars

O0m Dika, eh salah, bang Dika memang terbukti pencerita top.

Ngalir aja. Serasa baca kumpulan cerpen gitu. Tapi bedanya ini pengalaman batin bang Dika sendiri yang diceritain. Teknik berceritanya keren.

Isinya seru. Kontemplatif. Suka sama apa yang dibilang Radit, hiduplah dari apa yang elo senengin. Kira-kira gitu bahasa bebasnya.

selain itu. Jadi penasaran gue kan, sama Radikus makan kakus. yang dimention di bab terakhir gitu. Eh bener ga sih?

Rekomendasi nggak?

Iya, kalau pengen baca tulisan terbaru Radit, elo harus beli bukunya.
Kalau fans Radit garis keras, apalagi. Wajib hukumnya.

Tapi kalau dibilang, bagusan mana, saya akan bilang Koala Kumal ya.

salutlah sama effortnya Raditya dika. Ia bilang nyicil tulisannya di sela-sela jobnya yang udah seabrek cuy, dan bener-bener kelihatan ini kayak perjalanan karirnya dia yang pengen dibagi ke khalayak pembaca.

View all my reviews

Review Buku "Memimpin" oleh Alex Ferguson dan Michael Moritz

Rasanya menyenangkan dapat (mencoba) memahami resep memimpin yang diutarakan Sir Alex Ferguson. Bahasan tentang dunia manager klub Liga Inggris sangat menggoda. Bacaan ini sudah masuk dalam radar saya untuk dibeli sekitar beberapa tahun silam, waktu keluar dalam rilisan punggung keras. Namun keinginan tersebut seringkali tumpul karena harganya yang kelewat mahal, dan meski sudah ada rilis softcover, buku-buku lain seperti The Upstarts, Thank You For Being Late, Shoe Dog, dan The Elements of Journalism sudah memberatkan belanja saya.

Enter The Magical Realm - Superhero Fantasy

Ulasan Superhero Fantasy plus 1st Giveaway H23BCSelamat datang di rangkaian Around The Genres in 30 Days Blogger Buku Indonesia (BBI). Silakan nikmati semua post yang akan ditampilkan di Blog Buku Haremi. Aku sangat excited! Ini adalah kesempatan pertamaku meramaikan event HUT ke 4 BBI. Semoga kalian bisa terhibur dan semakin suka dengan review buku komunitas BBI.




Di post kali ini H23BC kebagian mengulas tentang subgenre fantasi, sudah bisa ditebak kan? Yap, Superhero Fantasy (SF). Siapa sih yang sekarang enggak ngikutin serial TV Arrow atau The Flash. Atau yang paling ditunggu-tunggu tahun ini film besutan terbaru Marvel Avengers: Age of Ultron. Kira-kira udah bisa ngebayangin seperti apa SF. Genre ini memang sangat populer dan punya basis penggemar yang kuat. Identitas rahasia dan misi utamanya untuk mengalakan kejahatan adalah karakteristik utama dari subgenre ini.



Apakah di cerita tersebut bisa kamu temukan ada seseorang dengan kemampuan super spesial, standar moral yang tinggi, du…