Skip to main content

Review Komik: Gombalnya Globalisasi: Komik Sejarah Kapitalisme

 


Gombalnya Globalisasi:
Komik Sejarah Kapitalisme
El Fisgón
Terjemahan: Ronny Agustinus
ISBN 979-99980-2-6
200 hlm + xii ; 15,5 x 22 cm
Rp 36.500,-

Karya El Fisgón telah mengguncang pucuk-pucuk kekuasaan.” — The New York Times

Charro Machorro, seorang pebisnis kecil yang gagal melulu, akhirnya nekat melintasi padang gurun Arizona untuk menemui dukun-finansial tersohor Cassandra Carrera. Bukan jimat yang didapatnya, Carrera malah memberinya pelajaran sejarah ekonomi dari masa pra-kapitalisme sampai zaman konglomerasi global.

Dengan kelihaian memainkan kata dan gambar, kartunis Meksiko Rafael Barajas Durán alias El Fisgón (atau “tukang recok”) menyusun kiat bisnis yang tak ada duanya: kiat yang tidak mengajari kita cara supaya lekas kaya, namun menjelaskan mengapa kita terus menerus miskin.

***



Melalui komik ini kita bakal diajak melihat dunia dari sudut pandang yang berbeda. Jelas buku ini akan sedikit mengejutkan kalau Anda menyangka sejauh ini dunia aman-aman saja. Semuanya hidup aman berdampingan, setidaknya bisa hidup cukup layaknya sebagaian besar kita di Indonesia.

Komik yang dibuat Rafael Barajas Durán "el Fisgón" layak diacungi jempol karena diterjemahkan dan diterbitkan di Indonesia. Tanpa tedeng aling-aling memaparkan kejamnya perlakuan negara yang lebih "kuat" terhadap negeara yang lebih "lemah" posisi tawarnya. Setidaknya buku ini akan membuat masyarakat yang membacanya dapat lebih berpikir terbuka.

Berpikir yang seperti apa? komik ini bisa membuat kita menyadari sejarah kelam yang dialami bangsa-bangsa di luar sana. Dari apa yang disebut dengan globalisasi. Terlebih kita juga diajak berpikir bahwa dunia dan seisinya bukan hanya selebar tapak jalan yang kita lalui sehari-hari.

Sebagai penutup, jika Anda ingin literatur yang lebih "menggigit". Dengan senang hati saya ingin merekomendasikan buku How to World Works yang telah diterjemahkan penerbit Bentang Pustaka. Salam!

Comments

Popular posts from this blog

Ubur-Ubur Lembur oleh Raditya Dika

Ubur-ubur Lembur by Raditya Dika
My rating: 3 of 5 stars

O0m Dika, eh salah, bang Dika memang terbukti pencerita top.

Ngalir aja. Serasa baca kumpulan cerpen gitu. Tapi bedanya ini pengalaman batin bang Dika sendiri yang diceritain. Teknik berceritanya keren.

Isinya seru. Kontemplatif. Suka sama apa yang dibilang Radit, hiduplah dari apa yang elo senengin. Kira-kira gitu bahasa bebasnya.

selain itu. Jadi penasaran gue kan, sama Radikus makan kakus. yang dimention di bab terakhir gitu. Eh bener ga sih?

Rekomendasi nggak?

Iya, kalau pengen baca tulisan terbaru Radit, elo harus beli bukunya.
Kalau fans Radit garis keras, apalagi. Wajib hukumnya.

Tapi kalau dibilang, bagusan mana, saya akan bilang Koala Kumal ya.

salutlah sama effortnya Raditya dika. Ia bilang nyicil tulisannya di sela-sela jobnya yang udah seabrek cuy, dan bener-bener kelihatan ini kayak perjalanan karirnya dia yang pengen dibagi ke khalayak pembaca.

View all my reviews

Review Buku "Memimpin" oleh Alex Ferguson dan Michael Moritz

Rasanya menyenangkan dapat (mencoba) memahami resep memimpin yang diutarakan Sir Alex Ferguson. Bahasan tentang dunia manager klub Liga Inggris sangat menggoda. Bacaan ini sudah masuk dalam radar saya untuk dibeli sekitar beberapa tahun silam, waktu keluar dalam rilisan punggung keras. Namun keinginan tersebut seringkali tumpul karena harganya yang kelewat mahal, dan meski sudah ada rilis softcover, buku-buku lain seperti The Upstarts, Thank You For Being Late, Shoe Dog, dan The Elements of Journalism sudah memberatkan belanja saya.

Enter The Magical Realm - Superhero Fantasy

Ulasan Superhero Fantasy plus 1st Giveaway H23BCSelamat datang di rangkaian Around The Genres in 30 Days Blogger Buku Indonesia (BBI). Silakan nikmati semua post yang akan ditampilkan di Blog Buku Haremi. Aku sangat excited! Ini adalah kesempatan pertamaku meramaikan event HUT ke 4 BBI. Semoga kalian bisa terhibur dan semakin suka dengan review buku komunitas BBI.




Di post kali ini H23BC kebagian mengulas tentang subgenre fantasi, sudah bisa ditebak kan? Yap, Superhero Fantasy (SF). Siapa sih yang sekarang enggak ngikutin serial TV Arrow atau The Flash. Atau yang paling ditunggu-tunggu tahun ini film besutan terbaru Marvel Avengers: Age of Ultron. Kira-kira udah bisa ngebayangin seperti apa SF. Genre ini memang sangat populer dan punya basis penggemar yang kuat. Identitas rahasia dan misi utamanya untuk mengalakan kejahatan adalah karakteristik utama dari subgenre ini.



Apakah di cerita tersebut bisa kamu temukan ada seseorang dengan kemampuan super spesial, standar moral yang tinggi, du…