Skip to main content

Blogger Interview With Sinta Nisfuanna


Di ulang tahun kelima Blogger Buku Indonesia (BBI), meneruskan tradisi tahun lalu. Haremi Book Corner menghadirkan obrolan seru dengan orang-orang yang dekat dengan dunia perbukuan. Kali ini ada Sinta Nisfuanna, blogger BBI sekaligus owner dari Parcelbuku.net. Pemilik blog "Jendelaku Melihat Dunia" akan berbicara sedikit banyak mulai dari seluk beluk menjalankan toko daring, buku favoritnya (spoiler alert!), dan tidak ketinggalan 1 buku rekomendasi untuk kamu baca di tahun 2016. Selamat mengikuti.




Halo mbak Sinta apa kabar? Apa saja kesibukan akhir-akhir ini?

Alhamdulillah sehat, kesibukannya masih berkutat sebagai IRT dan bantu-bantu di parcelbuku.net


Boleh cerita sedikit, bagaimana awalnya membuat toko buku online?

Diawali dengan ketidak-sengajaan. Awalnya hanya karena ingin menjual koleksi pribadi yang sudah meluber di rumah. Penjualan juga melalui facebook, tapi pasar bukunya sudah sedikit terbentuk. Kami coba bikin arisan buku, karena saat itu banyak sekali yang ngadain. Set buku yang kita jual saat itu Seri Ensiklopedia, dan Alhamdulillah, ternyata lancer usahanya. Selain itu, sering ada konsumen yang tanya, ada buku ini gak, itu gak? Kami jadi penasaran, dan Alhamdulillah ada teman sesama toko buku online memberikan saran dan kontak yang dia tahu dari beberapa penerbit. Mulai deh, serius di dunia perbukuan, dan membuat website.



Apa suka dukanya menjalankan usaha ini?



Yang namanya bekerja, sudah pasti ada suka-dukanya. Tapi Alhamdulillah, sukanya banyak karena memang kami suka dengan buku, jadi gak sumpek walaupun dikelilingi buku. Belum lagi, saat kami berhasil mendapatkan pesanan konsumen dan sampai tujuan dengan rapi, itu sudah menjadi kepuasan tersendiri bagi penjual, termasuk parcelbuku.



Dukanya lebih pada saat berhadapan dengan konsumen hehehe… faktor utama karena memang sebagian besar dagangan kami menggunakan sistem pre order, jadi membutuhkan waktu untuk mendapatkan buku yang dipesan, dan beberapa konsumen menanggapi hal tersebut dengan cara yang tidak santun.



Ada tips untuk teman-teman yang tertarik membuka online shop?

Yakin saja dengan usahanya, memang persaingan online shop sudah sangat tinggi, tapi yang namanya rezeki tidak akan tertukar, yang penting usahanya.




***




Soal Buku


Mbak Sinta, apa buku terakhir yang anda baca? Apakah isinya menarik?

Terakhir baca Monsiouer Lecoq, karena saya penyuka novel detektif, buku ini menarik. Menariknya, karena meski Lecoq mencurigai si pelaku, tapi pengungkapannya susah, sampai saya yang baca kadang ragu dengan keyakinan Lecoq. Sampai endingnya pun, perkara masih dalam bentuk analisa, bukan bukti atau pengakuan dari pelaku. Jadi, ya pelaku berhasil lolos dari jerat hukum.



Terus, siapa penulis favorit anda? Genre favorit?

Agak susah menentukan penulis favorit karena sebagian besar pilihan buku saya lebih berdasarkan sinopsis atau rekomendasi dari Goodreads. Saya suka tulisan Salim A Fillah, Jostein Gaarder, Agatha Christie, Herry Nurdi, tapi itu pun gak semua buku mereka sudah saya baca.



Tipe bacaan saya berubah sesuai dengan jenjang umur hahaha… sempat menjadi penyuka fantasi, sastra, politik, tapi seperti sudah memudar sekarang. Sedangkan jenis bacaan yang masih bertahan menjadi yang kusuka, misteri-detektif, jenis bacaan yang mengawali kesukaan pada buku. Sejarah juga suka, fiksi/non fiksi, dulu suka baca Sejarah Jepang, Sejarah Indonesia era tahun 60-an, tapi sekarang sedang tertarik membaca Sejarah Islam.


Dan karena sekarang sudah diamanahi dua bocah, jadi jenis bacaan pendidikan anak menjadi menarik.

Terakhir, ada rekomendasi buku terbitan 2016 yang menarik untuk dibaca?

Tahun ini baru baca satu buku terbitan 2016, Guru Kecilku Bagian 2 dan menarik terutama untuk pembaca yang ingin mendapatkan gambaran realita tentang mendidik anak.


Terima kasih atas kesediannya mbak Sinta berbagi di sini. Sukses selalu.

Comments

Popular posts from this blog

Ubur-Ubur Lembur oleh Raditya Dika

Ubur-ubur Lembur by Raditya Dika
My rating: 3 of 5 stars

O0m Dika, eh salah, bang Dika memang terbukti pencerita top.

Ngalir aja. Serasa baca kumpulan cerpen gitu. Tapi bedanya ini pengalaman batin bang Dika sendiri yang diceritain. Teknik berceritanya keren.

Isinya seru. Kontemplatif. Suka sama apa yang dibilang Radit, hiduplah dari apa yang elo senengin. Kira-kira gitu bahasa bebasnya.

selain itu. Jadi penasaran gue kan, sama Radikus makan kakus. yang dimention di bab terakhir gitu. Eh bener ga sih?

Rekomendasi nggak?

Iya, kalau pengen baca tulisan terbaru Radit, elo harus beli bukunya.
Kalau fans Radit garis keras, apalagi. Wajib hukumnya.

Tapi kalau dibilang, bagusan mana, saya akan bilang Koala Kumal ya.

salutlah sama effortnya Raditya dika. Ia bilang nyicil tulisannya di sela-sela jobnya yang udah seabrek cuy, dan bener-bener kelihatan ini kayak perjalanan karirnya dia yang pengen dibagi ke khalayak pembaca.

View all my reviews

Review Buku "Memimpin" oleh Alex Ferguson dan Michael Moritz

Rasanya menyenangkan dapat (mencoba) memahami resep memimpin yang diutarakan Sir Alex Ferguson. Bahasan tentang dunia manager klub Liga Inggris sangat menggoda. Bacaan ini sudah masuk dalam radar saya untuk dibeli sekitar beberapa tahun silam, waktu keluar dalam rilisan punggung keras. Namun keinginan tersebut seringkali tumpul karena harganya yang kelewat mahal, dan meski sudah ada rilis softcover, buku-buku lain seperti The Upstarts, Thank You For Being Late, Shoe Dog, dan The Elements of Journalism sudah memberatkan belanja saya.

Enter The Magical Realm - Superhero Fantasy

Ulasan Superhero Fantasy plus 1st Giveaway H23BCSelamat datang di rangkaian Around The Genres in 30 Days Blogger Buku Indonesia (BBI). Silakan nikmati semua post yang akan ditampilkan di Blog Buku Haremi. Aku sangat excited! Ini adalah kesempatan pertamaku meramaikan event HUT ke 4 BBI. Semoga kalian bisa terhibur dan semakin suka dengan review buku komunitas BBI.




Di post kali ini H23BC kebagian mengulas tentang subgenre fantasi, sudah bisa ditebak kan? Yap, Superhero Fantasy (SF). Siapa sih yang sekarang enggak ngikutin serial TV Arrow atau The Flash. Atau yang paling ditunggu-tunggu tahun ini film besutan terbaru Marvel Avengers: Age of Ultron. Kira-kira udah bisa ngebayangin seperti apa SF. Genre ini memang sangat populer dan punya basis penggemar yang kuat. Identitas rahasia dan misi utamanya untuk mengalakan kejahatan adalah karakteristik utama dari subgenre ini.



Apakah di cerita tersebut bisa kamu temukan ada seseorang dengan kemampuan super spesial, standar moral yang tinggi, du…