Review Buku Bumi (Bumi #1) oleh Tere Liye

 Fantasi yang memukau!




 Bumi oleh Tere Liye diterbitkan tahun 201
oleh Penerbit Gramedia Pustaka Utama.
(Fiksi fantasi)



Namaku Raib, usiaku 15 tahun, kelas sepuluh. Aku anak perempuan seperti kalian, adik-adik kalian, tetangga kalian. Aku punya dua kucing, namanya si Putih dan si Hitam. Mama dan papaku menyenangkan. Guru-guru di sekolahku seru. Teman-temanku baik dan kompak.

Aku sama seperti remaja kebanyakan, kecuali satu hal. Sesuatu yang kusimpan sendiri sejak kecil. Sesuatu yang menakjubkan.

Namaku, Raib. Dan aku bisa menghilang.




***

Seru..

Kali ini rekor membaca hampir 400 lebih halaman dalam 2 hari. Sekitar beberapa bulan kemarin saya membeli Bulan. Ya benar, saya mengira seri Bumi bisa dibaca tanpa berurutan. Bumi sempat tidak saya masukkan dalam reading list tahun lalu. Karena sempat mikir, nanggung ah baca novel tebal gitu. Kisahnya juga belum tentu menarik. (sila baca sinopsis di belakang Bumi). Tidak ada petunjuk, kita bakal mendapati cerita macam apa di Bumi. Semua itu penilaian singkat saya (yang kurang beralasan) sampai kemarin.

Penulis mampu menyajikan petualangan yang menarik di pembuka seri Bumi. Terentang sejak awal cerita ini memiliki daya tarik tersendiri. Kalimat demi kalimat yang ada seakan menghipnotis pembaca. Kita diajak tenggelam dengan dunia Raib. Ra, remaja putri yang memiliki keanehan akibat kemampuan supranatural yang dimilikinya. Dia mampu menghilang seketika saat kedua tangannya menutupi wajah. Cerita bergulir dengan meyakinkan hingga pembaca terikat lebih dalam cerita yang luar biasa.

Tere Liye berhasil meramu kisah anak remaja yang dibalut ala superhero. Bumi merupakan seri fantasy yang menarik. Kemampuan narasi yang baik memudahkan pembaca untuk menyelami kehidupan "lain" yang menjadi setting Bumi. Praktis, Bang Tere mampu menarik pembaca untuk melahap habis buku ini selain lewat world building yang apik. Terdapat unsur ketegangan khas cerita suspense yang digarap dengan baik. Salah satu yang terpenting disini, cliffhanger yang dengan maksimal memainkan emosi pembaca. Humor yang disajikan juga membuat kesan cerita Bumi tidak perlu dibaca dengan terlalu serius. Penulis seolah mengajak pembaca turut bersenang-senang dalam petualangan Ra, Seli, dan Ari.

Di beberapa bagian pula, kita dapat membaca celetukan kritis penulis. Semisal, hanya seorang pemenang yang mampu berkuasa dan menuliskan sejarah. Sedikit menyinggung keadaan kita bukan. Sejarah yang dapat diubah sesuai settingan penguasa.

Satu lagi yang memukau disini. Kemampuan ala superhero yang melekat pada karakternya. Teknologi futuristik ala film aksi Hollywood tersaji di dunia yang digambarkan oleh penulis. Kostum ala film After Earth. Petualangan seru dalam Bumi akan menjadi pengisi waktu yang menyenangkan. Para pembaca setia Tere Liye akan menunggu dengan cemas kelanjutan seri Bumi. Matahari dan Bintang.

Comments

  1. Aku suka banget sama karya2 Tere Liye Kak. Dan seri bumi ini baru akan aku baca November nanti, hehehe. Setingnya futuristik? Sama seperti HUJAN berarti heheh..

    Tapi aku tertarik banget sama buku ini karena pertama kalinya Tere Liye menulis di genre fantasy. Jadi penasaran, gimana rasanya Tere nulis sesuatu yang 'out of the box'.

    Ee tapi, itu kk steven salah nulis atau gimana ya? Kok BUMI pertama kali diterbitkan th. 2004? Mmmmm..

    ReplyDelete
  2. Settingnya kehidupan biasa.

    Terima kasih koreksinya mas Bintang.

    ReplyDelete

Post a Comment